Pengembangan Profesional

Membangun Portofolio Guru

Cara menyusun portofolio karir guru SD (fisik & digital), mengarsipkan sertifikat diklat, dan mendokumentasikan karya inovatif.

Membangun Portofolio Guru

Portofolio Guru merupakan kumpulan bukti fisik dan digital yang merekam pencapaian karir, karya inovatif, dan aktivitas pengembangan diri pendidik secara terstruktur. Memiliki portofolio yang rapi mempermudah Anda saat mendaftar PPG, mengikuti seleksi Guru Penggerak, atau mengurus kenaikan pangkat jabatan.

Susun portofolio Anda ke dalam format Digital Portfolio (menggunakan platform gratis seperti Google Sites) agar mudah dibagikan secara online kapan saja.

Berkas Wajib Portofolio Pendidik

Kelompokkan dokumen portofolio Anda ke dalam beberapa kategori utama berikut agar mudah ditelusuri:

  • Kelayakan Akademik: Salinan ijazah S1/S2, sertifikat pendidik (Sertik), dan Surat Keputusan (SK) pengangkatan tugas mengajar pertama hingga terakhir.
  • Karya Inovatif: Contoh Modul Ajar buatan sendiri, video pembelajaran yang diunggah ke YouTube, serta foto alat peraga edukatif buatan mandiri.
  • Sertifikat Pengembangan Diri: Sertifikat pelatihan mandiri PMM, sertifikat webinar diklat nasional, dan piagam keaktifan pengurus KKG.
  • Apresiasi & Prestasi: Piagam penghargaan lomba guru, surat tugas sebagai narasumber, atau dokumentasi keberhasilan projek P5 kelas.

Langkah Menyusun Portofolio Digital

Ikuti tahapan praktis berikut untuk mulai mendigitalisasi portofolio profesional Anda:

Kumpulkan Berkas Fisik

Kumpulkan seluruh dokumen fisik yang Anda miliki, lalu lakukan pemindaian (scanning) menggunakan ponsel pintar Anda menjadi format PDF berkualitas tinggi.

Kelola Penyimpanan Awan

Unggah seluruh berkas pindaian tersebut ke Google Drive dengan susunan folder yang rapi berdasarkan kategori dokumen.

Rancang Google Sites

Buat satu halaman web portofolio sederhana gratis menggunakan Google Sites. Tulis biodata diri, riwayat mengajar, dan tautkan berkas PDF penting Anda di sana.

Perbarui isi portofolio digital Anda setiap akhir semester agar seluruh praktis baik yang Anda lakukan di kelas terdokumentasi secara berkelanjutan.